Peninjauan Kembali
PROSEDUR PENINJAUAN KEMBALI
|
1. |
Mengajukan permohonan PK kepada Mahkamah Agung secara tertulis atau lisan |
||
|
2. |
Pengajuan PK dalam tenggang waktu 180 hari sesudah penetapan/putusan |
||
|
3. |
Membayar biaya perkara PK (Pasal 70 UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah |
||
|
4. |
Panitera pengadilan tingkat pertama memberitahukan dan menyampaikan salinan |
||
|
5. |
Pihak lawan berhak mengajukan surat jawaban terhadap memori PK dalam |
||
|
6. |
Panitera pengadilan tingkat pertama mengirimkan berkas PK ke MA selambat- |
||
|
7. |
Panitera MA menyampaikan salinan putusan PK kepada pengadilan agama/ |
||
|
8. |
Pengadilan agama/mahkamah syar’iah menyampaikan salinan putusan PK kepada |
||
|
9. |
Setelah putusan disampaikan kepada para pihak maka panitera: |
||
|
a. |
Untuk perkara cerai talak: |
||
|
1) |
Memberitahukan tentang Penetapan Hari Sidang penyaksian ikrar talak |
||
|
2) |
Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya |
||
|
b. |
Untuk perkara cerai gugat : |
||
|
Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam |
|||
(Updated by Admin, 2025)
